![]() |
| Usaha Kue Lumpang Gula |
Peluang usaha kue lumpang gula merah? Kua lumpang merupakan salah satu jajanan kue khas tradisional yang berasal dari Indonesia. Kue lumpang memiliki ciri yang sangat khas yaitu memiliki lesung pada bagian tengahnya sehingga menyerupai lumpang. Bagi masyarakat yang tinggal di Jawa tentu sudah tidak asing lagi dengan olahan kue yang satu ini. Perkembangan yang semakin maju membuat masyarakat di beberapa daerah lain penasaran dengan kue lumpang. Bagi masyarakat yang tinggal di luasr pulau Jawa biasanya lebih memilih membuat kue lumpang sendiri. Pembuatan kue lumpang bisa dikatakan cukup mudah karena proses pembuatannya dilakukan dengan cara dikukus. Proses pengukusan kue lumpang hamir sama dengan proses penguksan dalam pembuatan kue apem. Cita rasa kue lumpang sangat nikmat dan yang pasti akan membuat Anda akan ketagihan dengan cita rasa dari olahan kue lumpang. Kue lumpang saat ini dibuat dengan berbagai varian bahan seperti kue lumpang gula merah, kue lumpang panda, kue lumpang ubi ungu, dll. Banyaknya jenis kue lumpang akan membuat Anda semakin mudah dalam menentukan jenis kue lumpang yang paling disukai. Kue lumpang sebenarnya sebagai jajanan tradisional yang sudah ada sejak zaman dahulu. Namun dengan adanya jajanan modern tidak membuat masyarakat lupa akan kenikmatan kue lumpang. Masyarakat yang menyukai kue lumpang semakin terus meningkat. Hal ini dikarenakan banyak masyarakat yang menyajikan kue lumpang saat ada acara tertentu seperti hajatan, arisan, kumpul keluarga, belajar bersama, dll. Banyaknya kebutuhan kue lumpang yang semakin terus meningkat membuat potensi bisnis kue lumpang sangat menguntungkan jika dijalankan sebagai salah bisnis jajanan kue basah.
Berbisnis kue basah dengan menyajikan kue lumpang sudah sering dijalankan oleh masyarakat secara luas. Bagi Anda yang ingin memulai bisnis kue lumpang sebanrnya tidak perlu ragu jika ingin memulai bisnis kue lumpang. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankan bisnis kue lumpang agar bisnis yang dijalankan bisa dapat berjalan dengan lancar seperti yang Anda inginkan. Adapun hal penting apa saja dapat Anda lihat di bawah ini.
Pemilihan Lokasi Berjualan
Jika Anda ingin menjalankan bisnis kue lumpang maka Anda harus memikirkan dimana tempat yang strategis untuk digunakan sebagai tempat usaha dalam menjalankan bisnis kue lumpang. Dalam memilih lokasi yang digunakan sebagai tempat usaha dalam menjalankan bisnis kue lumpang sebaiknya Anda memperhatikan segi keramaian di lokasi tersebut. Tempat yang ramai akan menunjang kelancaran bisnis kue lumpang yang Anda jalankan. Beberapa pilihan lokasi yang ramai dan bisa Anda gunakan sebagai tempat usaha kue lumpang diantaranya seperti pasar, tempat wisata, bazar, acara event, dll.
Harga Jual
Agar olahan kue lumpang yang Anda buat dapat laku terjual dengan cepat sebaiknya Anda jangan menjual kue lumpang dengan harga yang terlalu mahal. Pembuatan kue lumpang menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh dengan harga yang cukup terjangkau sehingga Anda jangan menjualnya terlalu mahal. Usahakan harga jual kue lumpang sesuai dengan harga pasaran supaya mudah dijangkau masyarakat dari berbagai kalangan.
Cara Penjualan
Berjualan kue lumpang dapat dilakukan dengan 2 cara. Anda tidak hanya berjualan dalam satu tempat usaha saja namun Anda bisa berjualan kue basha dengan cara berkeliling menggunakan gerobak. Cara berjualan keliling biasanya lebih menguntungkan karena kebanyakan masyarakat lebih memilih cara mudah untuk mendapatkan makanan yang diinginkan.
Beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan peluang bisnis kue lumpang gula merah dapat Anda perhatikan di atas. Selain mengetahui penjelasan di atas Anda juga perlu melihat hitungan analisa usaha dalam menjalankan bisnis kue lumpang. Hitungan analisa usaha dalam menjalankan bisnis kue lumpang dapat And alihat di bawah ini.
Analisa Usaha Kue Lumpang Gula Merah
Asumsi
Lama penggunaan untuk etalase selama waktu 9 tahun.
Lama penggunaan untuk kompor dan gas selama waktu 3.5 tahun.
Lama penggunaan untuk mesin pemarut kelapa selama waktu 9 tahun.
Lama penggunaan untuk panci selama waktu 9 tahun.
Lama penggunaan untuk cetakan kue lumpang selama waktu 6 tahun.
Lama penggunaan untuk cupit selama waktu 2 tahun.
Lama penggunaan untuk wadah selama waktu 2 tahun.
Lama penggunaan untuk lap selama waktu 1.5 tahun.
Lama penggunaan untuk pisau selama waktu 3 tahun.
Lama penggunaan untuk nampan selama waktu 2.5 tahun.
Lama penggunaan untuk meja dan kursi selama waktu 6 tahun.
Lama penggunaan untuk peralatan tambahan selama waktu 2 tahun.
Investasi
Peralatan Harga
Etalase Rp. 1,450,000
Kompor dan gas Rp. 360,000
Mesin pemarut kelapa Rp. 2,000,000
Panci Rp. 85,000
Cetakan kue lumpang Rp. 75,000
Cupit Rp. 53,000
Wadah Rp. 48,000
Lap Rp. 50,000
Pisau Rp. 45,000
Nampan Rp. 50,000
Meja dan Kursi Rp. 700,000
Peralatan tambahan Rp. 30,000
Jumlah Investasi Rp. 4,946,000
Biaya Operasional per Bulan
Biaya Tetap
Penyusutan etalse 1/30 x Rp. 1.450.000 Rp. 48,333
Penyusutan kompor dan gas 1/30 x Rp. 360.000 Rp. 12,000
Penyusutan mesin pemarut kelapa 1/30 x Rp. 2.000.000 Rp. 66,667
Penyusutan panci 1/30 x Rp. 85.000 Rp. 2,833
Penyusutan cetakan kue lumpang 1/30 x Rp. 75.000 Rp. 2,500
Penyusutan cupit 1/30 x Rp. 53.000 Rp. 1,767
Penyusutan wadah 1/30 x Rp. 48.000 Rp. 1,600
Penyusutan lap 1/30 x Rp. 50.000 Rp. 1,600
Penyusutan pisau 1/30 x Rp. 45.000 Rp. 1,667
Penyusutan nampan 1/30 x Rp. 50.000 Rp. 1,500
Penyusutan meja dan kursi 1/30 x Rp. 700.000 Rp. 1,667
Penyusutan alat tambahan 1/30 x Rp. 30.000 Rp. 23,333
Total Biaya Tetap Rp. 165,467
Biaya Variabel
Tepung sagu Rp. 30,000 x 30 = Rp. 900,000
Tepung beras Rp. 30,000 x 30 = Rp. 900,000
Santan Rp. 15,000 x 30 = Rp. 450,000
Gula merah Rp. 20,000 x 30 = Rp. 600,000
Air Rp. 5,000 x 30 = Rp. 150,000
Gula pasir Rp. 15,000 x 30 = Rp. 450,000
Garam Rp. 2,000 x 30 = Rp. 60,000
Vanili Rp. 5,000 x 30 = Rp. 150,000
Ragi instant Rp. 5,000 x 30 = Rp. 150,000
Gas LPG Rp. 25,000 x 30 = Rp. 750,000
Biaya Variabel Rp. 4,560,000
Total Biaya Operasional
Biaya tetap + biaya variabel = Rp. 4,725,467
Pendapatan per Bulan
Penjualan rata – rata =
150 Biji x Rp. 2,000 = Rp. 300,000
Rp. 300,000 x 30 hr = Rp. 9,000,000
Keuntungan per Bulan
Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
Rp. 9,000,000 – 4,725,467 = Rp. 4,274,533
Lama Balik Modal
Total Investasi / Keuntungan = Rp. 4,946,000 : 4,274,533 = 1 bln
