Rabu, 21 Maret 2018

Usaha Budidaya Melon

Usaha Budidaya Melon

Siapa yang tidak terpikat pada kelezatan buah melon. Buah yang satu ini memiliki banyak penggemar dari anak-anak hingga orang tua. Buah melon masuk dalam suku atau golongan timun-timunan. Buah melon masih satu kerabat dengan buah semangka, buah blewah dan buah timun suri. Buah melon memang selain nikmat dimakan langsung namun juga nikmat untuk berbagai tambahan aneka jenis minuman. Rasa manis, segar dan lezat dari daging buah lemon memang menjadi daya tarik tersendiri. Tak heran jika buah melon banyak peminatnya dan permintaannya sangat tinggi di pasaran. Hal ini membuat tidak sedikit petani membudidayakan buah melon. Peluang usaha budidaya melon memang menguntungkan sejak dahulu hingga kini. Prospek bisnis budidaya melon ini memang bukan main-main. Keuntungan yang dapat dipetik dari budidaya melon cukup besar sehingga banyak orang terpincut. Di pasaran buah melon pun sangat laris manis selalu ludes terjual habis. Penggemar buah melon yang tinggi memuat Anda dapat memanfaatkan budidaya melon dengan baik. Memang menerjuni budidaya melon dapat dibilang susah-susah gampang. Namun jika Anda tahu cara dalam menjalankan bisnis budidaya melon maka bisnis ini akan dapat dilakukan dengan mudah. Jika Anda tertarik dengan budidaya melon maka dapat membaca ulasan bisnisnya di bawah ini :

Memulai bisnis budidaya melon

Bisnis pertanian buah memang menjadi salah satu bisnis yang tidak pernah mati. Begitupun dengan bisnis budidaya melon yang menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan. Untuk memulai bisnis budidaya melon ini tidak sulit. Bisa di mulai dengan mudah dengan modal yang kecil. Anda dapat memulai bisnis budidaya melon di lahan dengan ukuran kecil.

Pelaku bisnis budidaya melon

Bisnis budidaya melon ini bisa dan cocok dijalankan oleh semua orang. Anda yang kini bingung mencari pilihan bisnis yang tepat. Dengan kemauan dan minat yang tinggi maka bisnis budidaya melon ini dapat Anda jalankan dengan mudah.

Konsumen bisnis budidaya melon

Konsumen budidaya melon memang tidaklah sulit, konsumen budidaya melon cukup besar mulai dari konsumsi rumah tangga hingga berbagai usaha kuliner.

Peralatan bisnis budidaya melon

Dalam bisnis budidaya melon membutuhkan beberapa peralatan penting diantaranya sewa lahan, golok dan sabit, keranjang panen, timbangan, bibit melon, cangkul, gerobak dorong, pompa air, timba, hand sprayer, selang air, gunting, dan lainnya. Dengan adanya peralatan tersebut maka bisnis budidaya melon makin maksimal. Sealain itu membauatuahakan bahan pnedukuanaganaya agara budidaya melon lebih lengkap yakni pupuk alami, pupuk kimia, obat-obat kimia, pestisida, tali rafia dan bambu, polyback

Lokasi strategis dalam berjualan budidaya melon

Dalam berjualan budidaya melon, Anda bisa memasarkannya dengan cara menjualnya ke pasar, rumah makan, restoran atau hotel.

Karyawan bisnis budidaya melon

Karyawan dalam menjalankan bisnis budidaya melon bisa menggunakan satu orang dahulu dalam permulaan.

Harga jual budidaya melon

Patokan harga untuk budidaya melon dapat Anda buat dalam hitungan per kg dimana harga mulai Rp 5.000 hingga Rp 10.000. Ini tergantung dari harga buah melon  yang ada di pasaran.

Keuntungan dalam menjalankan bisnis budidaya melon

Keuntungan bila Anda memilih terjun dalam peluang bisnis budidaya melon ini yakni merupakan bisnis pertanian buah  yang paling banyak untungnya. Dimana harga jual dari buah melon dapat dikatakan sangat besar atau tinggi di pasaran sehingga keuntungan yang diperoleh terbilang besar.

Kekurangan bisnis budidaya melon

Segi kekurangan bisnis budidaya melon ialah budidaya melon memiliki tingkat persaingan yang tinggi dan ketat.

Analisa bisnis budidaya melon

Investasi

Peralatan Harga 
sewa lahan Rp.     2.563.000
golok dan sabit Rp.            57.500
keranjang panen Rp.          172.500
timbangan Rp.          172.500
bibit melon Rp.       625.000
cangkul Rp.       185.000
gerobak dorong Rp.       212.300
pompa air Rp.          321.200
timba Rp.         38.600
hand sprayer Rp.        224.000
selang air, gunting, Rp.          177.000
Peralatan tambahan yang lainnya Rp.          66.500
 Jumlah Investasi Rp.   4.815.100


Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap Nilai
Penyusutan sewa lahan 1/12 x Rp. 2.563.000 Rp.          213.583
Penyusutan golok dan sabit 1/62 x Rp. 57.500 Rp.                927
Penyusutan keranjang panen 1/44 x Rp 172.500 Rp.              3.920
Penyusutan timbangan 1/62 x Rp 172.500 Rp.              3.920
Penyusutan bibit  melon 1/44 x Rp 625.000 Rp.            14.205
Penyusutan cangkul 1/44 x Rp. 185.000 Rp.              4.205
Penyusutan gerobak dorong 1/62 x Rp 212.300 Rp.              3.424
Penyusutan pompa air 1/62 x Rp 321.200 Rp.              5.181
Penyusutan timba 1/44 x Rp. 38.600 Rp.                877
Penyusutan hand sprayer 1/62 x Rp 224.000 Rp.              3.613
Penyusutan selang air dan terpal 1/62 x Rp 177.000 Rp.              2.855
 Penyusutan peralatan tambahan 1/44 x Rp. 66.500 Rp.              1.073
 upah pekerja Rp.     1.600.000
 Total Biaya Tetap Rp.   1.857.783



Biaya Variabel

pupuk alami Rp.   27.000 x 30 = Rp.       810.000
pupuk kimia Rp.    31.000 x 30 = Rp.      930.000
obat-obat kimia Rp.     38.000 x 30 = Rp.    1.140.000
pestisida Rp.    14.000 x 30 = Rp.       420.000
tali rafia dan bambu Rp.     17.000 x 30 = Rp.      510.000
polyback Rp.    27.000 x 30 = Rp.      810.000
biaya lainnya Rp.    12.000 x 30 = Rp.      360.000
Biaya transportasi Rp.    20.000 x 30 = Rp.      600.000
pengemas Rp.    12.000 x 30 = Rp.       360.000
 BBM Rp.    25.000 x 30 = Rp.       750.000
 Total Biaya Variabel Rp. 6.690.000


Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel = Rp. 8.547.783


Pendapatan per panen
  65 kg x Rp.   6.000 = Rp.      390.000
Rp.    390.000 x    30 hr = Rp. 11.700.000


Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.    11.700.000 8.547.783 = Rp.        3.152.217

Tidak ada komentar:

Posting Komentar