Minggu, 25 Maret 2018

Peluang Usaha Ayam Jerit

Peluang Usaha Ayam Jerit

Menu masakan yang dibuat dari daging ayam memang cukup besar. Hal ini disebabkan daging ayam memiliki harga jual yang sangat terjangkau dan berbeda dari jenis daging lainnya. Salah satu inovasi terbaru dalam mengolah ayam dibuat ayam jerit. Menu masakan ini memiliki  nama yang sangat unik dan membuat banyak orang penasaran tentunya. Ayam jerit memiliki rasa pedas yang menggoda sehingga banyak yang suka. Ayam jerit ini rasanya yang enak dengan penyajian yang menarik sudah banyak disediakan di berbagai tempat-tempat makan. Mulai dari warung, restoran, catering dan lain-lain. Menu ayam jerit yang unik ini juga dapat dijadikan sebagai kegiatan usaha. Peluang usaha ayam jerit cukup menarik dan layak dicoba. Pilihan menu ayam jerit untuk memulai bisnis kuliner ini memang sangat tepat. Sebab menu ayam jerit begitu populer dan memiliki penggemar yang besar. Usaha ayam jerit bisa dijalankan dengan modal yang tidak terlalu besar. Jika ingin mencoba menjalaninya, silahkan simak detail info berikut ini.

Cara memulai usaha ayam jerit

Untuk mengawali usaha ayam jerit bisa dilakukan dengan langkah yang simpel. Menjalankan usaha ayam jerit memang tidak perlu pengetahuan khusus, sebab pengolahan ayam jerit begitu mudah dilakukan. Apalagi jika mampu menyuguhkan menu ayam jerit yang nikmat tentu bisa memikat konsumen yang besar. Usaha ini dapat dijalankan dengan mempersiakan modal yang cukup untuk membeli bahan baku, biaya promosi, peralatan dan biaya lain-lain. Usaha ayam jerit memang sangat tepat dipilih, karena begitu besar peminatnya.

Strategi pemasaran usaha ayam jerit

Strategi untuk memasarkan usaha ayam jerit memang dapat dilakukan dengan berbagai cara agar usaha yang dijalankan berjalan dengan baik. Strategi ini bisa dilakukan dengan memperhatikan pengolahan dengan menakat bahan yang konsisten. Supaya bisa menghasilkan masakan yang selalu enak. Sediakan pula tempat yang nyaman, bersih dan menarik. Berikan pelayanan yang ramah sehingga konsumen bisa merasa puas dengan pelayanan yang Anda diberikan.

 Harga jual ayam jerit

Ayam jerit memang sudah banyak diminati dan sudah banyak dijual di pinggir jalan. Harga jual ayam jerit memang sangat terjangkau sehingga banyak disukai. Menyesuaikan harga jual ayam jerit memang sangat penting dilakukan. Jika ingin menjalankan usaha ayam jerit, maka perhatikan pematokan harga jualnya. Rata-rata ayam jerit dijual dengan harga mulai dari Rp. 8.000 per porsi.

Konsumen usaha ayam jerit

Menu ayam jerit banyak diminati segala kangan masyarakat baik dari anak kecil hingga dewasa. Selalu sajikan menu kuliner yang enak dan mantap agar bisa meningkatkan target konsumen dari bisnis kuliner ayam jerit yang dijalani ini.

Bahan baku usaha ayam jerit

Dalam menjalankan bisnis ayam jerit juga memerlukan bahan baku utama untuk mengolah ayam jerit. Usaha ayam jerit membutuhkan bahan baku seperti daging ayam dan bumbu- bumbu rempah pilihan.

Penentuan tempat usaha ayam jerit

Tempat usaha ayam jerit bisa dijalankan dimanapun. Supaya usaha ayam jerit agar bisa berjalan dengan maksimal, maka selalu pilih lokasi tempat berjualan yang tepat supaya bisa cepat memperoleh konsumen. Untuk beberapa referensi lokasi yang sesuai dipilih diantaranya di dekat jalan raya, didekat perempatan jalan, dekat alon-alon, dekat tempat rekreasi, dan berbagai tempat yang lain.

Analisa usaha ayam jerit

Peluang bisnis ayam jerit sangat menarik dimanfaatkan. Bagi yang ingin mencoba usaha ayam jerit, maka perhatikan ulasan hitungan analisa usaha berikut ini.

Asumsi

Masa pemakaian pada : etalase selama waktu 4.5 tahun
Masa pemakaian pada : pisau selama waktu 2.5 tahun
Masa pemakaian pada : wadah selama waktu 3.5 tahun
Masa pemakaian pada : panci selama waktu 3.5 tahun
Masa pemakaian pada : cobek dan ulek selama waktu 2 tahun
Masa pemakaian pada : wajan selama waktu 3.5 tahun
Masa pemakaian pada : spatula selama waktu 3 tahun
Masa pemakaian pada : kompor dan tabung gas selama waktu 4.5 tahun
Masa pemakaian pada : piring selama waktu 3 tahun
Masa pemakaian pada : loyang selama waktu 2 tahun
Masa pemakaian pada : meja dan kursi selama waktu 4.5 tahun
Masa pemakaian pada : serbet selama waktu 2 tahun
Masa pemakaian pada : peralatan tambahan lain selama waktu 2 tahun
Investasi

Peralatan Harga 
 Etalase/gerobak Rp. 2,131,800
 Pisau Rp. 46,800
 Wadah Rp. 60,400
 Panci Rp. 131,000
 Cobek dan ulek Rp. 40,700
 Wajan Rp. 121,300
 Spatula Rp. 67,300
 Kompor dan tabung gas Rp. 257,100
 Piring Rp. 72,200
 Loyang Rp. 56,600
 Meja dan kursi Rp. 151,100
 Serbet Rp. 25,200
 Peralatan tambahan lain Rp. 68,900
 Jumlah Investasi Rp. 3,230,400


Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap Nilai
 Penyusutan etalase/gerobak 1/54 x Rp. 2,131,800 Rp. 39,478
 Penyusutan pisau 1/30 x Rp. 46,800 Rp. 1,560
 Penyusutan wadah 1/42 x Rp. 60,400 Rp. 1,438
 Penyusutan panci 1/42 x Rp. 131,000 Rp. 3,119
 Penyusutan cobek dan ulek  1/24 x Rp. 40,700 Rp. 1,696
 Penyusutan wajan 1/42 x Rp. 121,300 Rp. 2,888
 Penyusutan spatula 1/36 x Rp. 67,300 Rp. 1,869
 Penyusutan kompor dan tabung gas 1/54 x Rp. 257,100 Rp. 4,761
 Penyusutan piring 1/42 x Rp. 72,200 Rp. 1,719
 Penyusutan loyang 1/24 x Rp. 56,600 Rp. 2,358
 Penyusutan meja dan kursi 1/54 x Rp. 151,100 Rp. 2,798
 Penyusutan serbet 1/24 x Rp. 25,200 Rp. 1,050
 Penyusutan peralatan tambahan lain 1/24 x Rp. 68,900 Rp. 2,871
 Total Biaya Tetap Rp. 67,606


Biaya Variabel
 Daging ayam Rp. 30,000 x 30 = Rp. 900,000
 Garam Rp. 1,650 x 30 = Rp. 49,500
 Kaldu ayam bubuk Rp. 8,500 x 30 = Rp. 255,000
 Bawang merah Rp. 9,000 x 30 = Rp. 270,000
 Bawang putih Rp. 8,500 x 30 = Rp. 255,000
 Serai Rp. 1,000 x 30 = Rp. 30,000
 Daun salam Rp. 1,000 x 30 = Rp. 30,000
 Daun jeruk Rp. 1,000 x 30 = Rp. 30,000
 Cabai merah Rp. 8,500 x 30 = Rp. 255,000
 Tomat Rp. 2,500 x 30 = Rp. 75,000
 Jahe Rp. 1,000 x 30 = Rp. 30,000
 Lengkuas Rp. 1,000 x 30 = Rp. 30,000
 Belimbing wuluh Rp. 1,600 x 30 = Rp. 48,000
 Minyak goreng Rp. 6,000 x 30 = Rp. 180,000
 Air jeruk lemot Rp. 4,000 x 30 = Rp. 120,000
 Kencur Rp. 1,000 x 30 = Rp. 30,000
 Biaya sewa tempat Rp. 12,800 x 30 = Rp. 384,000
 Biaya listrik dan air Rp. 12,400 x 30 = Rp. 372,000
 Biaya lain-lain Rp. 10,800 x 30 = Rp. 324,000
 Total Biaya Variabel Rp. 3,667,500


Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel = Rp.        3,735,106


Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
22 Porsi x Rp. 8,000 = Rp. 176,000
 176,000 x 30 hr = Rp. 5,280,000


Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.          5,280,000 3,735,106 = Rp. 1,544,894


Lama Balik Modal
Total Investasi / Keuntungan = Rp. 3,230,400 :   1,544,894 =     2 bln

Tidak ada komentar:

Posting Komentar