![]() |
| Peluang Usaha Gudeg |
.Sajian kuliner yang kini populer ditengah masyarakat memang sangat cukup banyak. Salah satunya ialah gudeg. Gudeg termasuk sajian kuliner yang khas dari Yogyakarta. Gudeg memiliki cita rasa yang enak dan lebih khas sehingga banyak yang suka. Makanan ini memang sudah banyak dijumpai diberbagai warung, rumah makan bahkan di resto. Penggemar gudeg yang sangat besar dimasyarakat hingga membuat usaha gudeg sangat menarik untuk dijalankan. Peluang usaha gudeg terbuka sangat luas hingga kini. Usaha gudeg dapat dijadikan sebagai pilihan yang berpeluang bagus dimanfaatkan. Yangmana dengan menjalankan usaha gudeg ini mampu mendatangkan peruntungan yang menggiurkan. Nah, mungkin untuk yang saat ini ingin mencoba menjalankan usaha gudeg, Anda bisa simak lebih dulu ulasan artikel menarik berikut ini.
Konsumen usaha gudeg
Gudeg memiliki cita rasa enak dan lebih khas sehingga banyak diminati. Untuk mendapatkan konsumen usaha gudeg memang terbilang sangat mudah. Olahan gudeg bisa dikonsumsi siapapun bahkan usaha ini memiliki pangsa pasar yang luas mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.
Bahan baku usaha gudeg
Bahan yang harus dipersiapkan untuk memproduksi gudeg diantaranya nangka muda, gula aren, garam, bawang merah, bawang putih dan berbagai bahan yang lain. Bahan untuk membuat gudeg ini bisa didapatkan ditoko maupun dipasar dengan harga yang terjangkau.
Peralatan usaha gudeg
Agar usaha gudeg bisa dijalankan dengan lancar maka sebelumnya harus mempersiapkan berbagai peralatan. Beberapa jenis peralatan yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha gudeg ialah wajan, wadah, baskom, alat penggoreng, kompor dan tabung gas, piring, loyang, dan berbagai peralatan yang lain. Dengan dukungan beberapa peralatan diatas tentu bisa memproduksi gudeg dengan lancar dan menguntungkan.
Harga jual gudeg
Dalam mematok harga jual gudeg memang sangat penting diperhatikan. Pematokan harga jual gudeg bisa disesuaikan dengan kisaran harga dipasaran. Rata-rata gudeg dijual dengan kisaran harga mulai dari Rp. 8.000 per porsi.
Lokasi usaha gudeg
Untuk menjalankan usaha gudeg bisa dilakukan dengan berbagai cara. Agar usaha gudeg ini berjalan dengan lancar maka perlu menentukan lokasi tempat berjualan yang tepat. Pemilihan lokasi yang tepat bisa mendukung kelancaran usaha Anda. Jadi, usahakan memilih lokasi yang ramai dan startegis. Agar usaha kuliner gudeg ini bisa dengan mudah diketahui masyarakat.
Strategi pemasaran usaha gudeg
Strategi pemasan gudeg ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Agar sajian gudeg bisa mudah dilirik konsumen maka buatlah cara penyajian gudeg yang lebih menarik. Perhatikan juga kualitas dan cita rasa gudeg yang dihasilkan. Dengan memperhatikan kualitas rasa gudeg dengan maksimal tentu akan lebih mudah mendapatkan calon konsumen besar dan membuat olahan gudeg mudah terjual cepat.
Analisa usaha gudeg
Peluang bisnis gudeg dapat dicoba siapapun yang ingin mencobanya. Sebelum terjun dalam usaha gudeg ini perlu memperhatikan hitungan analisa usaha gudeg. Simak detail hitungan analisa usaha gudeg yang kami suguhkan di bawah ini.
Asumsi
Lama pemakaian : etalase/gerobak dalam jangka 4.5 tahun
Lama pemakaian : pisau dalam jangka 2.5 tahun
Lama pemakaian : wadah dalam jangka 2 tahun
Lama pemakaian : baskom dalam jangka 2 tahun
Lama pemakaian : wajan dalam jangka 4 tahun
Lama pemakaian : alat penggoreng dalam jangka 4 tahun
Lama pemakaian : kompor dan tabung gas dalam jangka 3.5 tahun
Lama pemakaian : piring dalam jangka 3 tahun
Lama pemakaian : loyang dalam jangka 2 tahun
Lama pemakaian : meja dan kursi dalam jangka 4.5 tahun
Lama pemakaian : serbet dalam jangka 1.5 tahun
Lama pemakaian : peralatan tambahan lain dalam jangka 2 tahun
Investasi
Peralatan Harga
Etalase/gerobak Rp. 2,120,000
Pisau Rp. 36,000
Wadah Rp. 65,900
Baskom Rp. 80,100
Wajan Rp. 123,900
Alat penggoreng Rp. 67,900
Kompor dan tabung gas Rp. 254,300
Piring Rp. 65,100
Loyang Rp. 45,900
Meja dan kursi Rp. 140,300
Serbet Rp. 14,400
Peralatan tambahan lain Rp. 58,100
Jumlah Investasi Rp. 3,071,900
Biaya Operasional per Bulan
Biaya Tetap Nilai
Penyusutan etalase/gerobak 1/60 x Rp. 2,120,000 Rp. 35,333
Penyusutan pisau 1/30 x Rp. 36,000 Rp. 1,200
Penyusutan wadah 1/24 x Rp. 65,900 Rp. 2,746
Penyusutan baskom 1/24 x Rp. 80,100 Rp. 3,338
Penyusutan wajan 1/48 x Rp. 123,900 Rp. 2,581
Penyusutan alat penggoreng 1/48 x Rp. 67,900 Rp. 1,415
Penyusutan kompor dan tabung gas 1/42 x Rp. 254,300 Rp. 6,055
Penyusutan piring 1/36 x Rp. 65,100 Rp. 1,808
Penyusutan loyang 1/24 x Rp. 45,900 Rp. 1,913
Penyusutan meja dan kursi 1/54 x Rp. 140,300 Rp. 2,598
Penyusutan serbet 1/18 x Rp. 14,400 Rp. 800
Penyusutan peralatan tambahan lain 1/24 x Rp. 58,100 Rp. 2,421
Total Biaya Tetap Rp. 62,207
Biaya Variabel
Gula aren Rp. 15,000 x 30 = Rp. 450,000
Nangka muda Rp. 25,000 x 30 = Rp. 750,000
Telur Rp. 10,000 x 30 = Rp. 300,000
Daun salam Rp. 2,000 x 30 = Rp. 60,000
Santan Rp. 8,500 x 30 = Rp. 255,000
Bawang merah Rp. 8,500 x 30 = Rp. 255,000
Kemiri Rp. 4,500 x 30 = Rp. 135,000
Ketumbar Rp. 3,500 x 30 = Rp. 105,000
Merica bubuk Rp. 2,500 x 30 = Rp. 75,000
Biaya promosi Rp. 6,100 x 30 = Rp. 183,000
Biaya sewa tempat Rp. 9,200 x 30 = Rp. 276,000
Biaya listrik dan air Rp. 10,100 x 30 = Rp. 303,000
Biaya lain-lain Rp. 8,900 x 30 = Rp. 267,000
Total Biaya Variabel Rp. 3,414,000
Total Biaya Operasional
Biaya tetap + biaya variabel = Rp. 3,476,207
Pendapatan per Bulan
Penjualan rata – rata =
22 Porsi x Rp. 8,000 = Rp. 176,000
176,000 x 30 hr = Rp. 5,280,000
Keuntungan per Bulan
Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
Rp. 5,280,000 – 3,476,207 = Rp. 1,803,793
